Jumat, 24 April 2015

Sonata Masa Lalu

kembali mengalun
sonata kenangan
seakan layar di depan mata
tersibak tiba-tiba

satu satu
tergambar seolah nyata
lembar demi lembar
narasi masa lalu

kenapa bilah bilah harapan
yang kukumpul tiap petang
tak segra genap kujumlahkan

agar bisa kubangun
bilik berdinding anyaman
teduh di rimbunnya
kasih sayang

rindu selalu lari
tinggalkan celah kosong yang tak terisi
entah sampai kapan

gurat gurat di dinding tlah memanjang
hampir tak mampu kubilang

===ooooOOOoooo===

Tidak ada komentar:

Posting Komentar