Rabu, 21 Januari 2015

Januari: Tentang Senyum yang Terlupa

sungguh
senja ini merambat angkuh
bersama percik tampias
mengalir membawa dedaun luruh
jangan tanya kenapa gigil
sembunyikan suam
Januari berteman hujan senantiasa
entah, terlupa kutangkup senyum
yang sempat kau tawarkan
tadi pagi

====%%%%%%%%====

Tidak ada komentar:

Posting Komentar