nda,
hujan Desember sembunyi
melengkapi kabar yang tak pasti
keberadaanmu
nda,
masih seminggu lagi
mawar yang kau janjikan akan terhampar
di bangku kayu tempat kita berbagi
noktah tentang kisah bulan
dan atau cerita mentari
nda,
tengoklah kemuning di ujung gang
saat kita torehkan sebait kata selamat tinggal
ia meranggas, sama seperti harapanku
kau tak muncul
meski di dini hari embun menyapa
membalut kelopak mawar yang kau tinggalkan
tegak sendirian
di sudut taman
ternyata hanya aku
yang menggandeng rindu menujumu
kau berlalu mengiring waktu
yang tak pernah memberi jeda
atau menunggu
lalu, saat hendak kuhilangkan memori
dan kisah kisah setebal hasta
rajukmu menahanku
dan aku terdiam, gamang melangkah
menuju lajur kiri atau kanan
tak ada kata pasti
=====%%%%%%%%=====
hujan Desember sembunyi
melengkapi kabar yang tak pasti
keberadaanmu
nda,
masih seminggu lagi
mawar yang kau janjikan akan terhampar
di bangku kayu tempat kita berbagi
noktah tentang kisah bulan
dan atau cerita mentari
nda,
tengoklah kemuning di ujung gang
saat kita torehkan sebait kata selamat tinggal
ia meranggas, sama seperti harapanku
kau tak muncul
meski di dini hari embun menyapa
membalut kelopak mawar yang kau tinggalkan
tegak sendirian
di sudut taman
ternyata hanya aku
yang menggandeng rindu menujumu
kau berlalu mengiring waktu
yang tak pernah memberi jeda
atau menunggu
lalu, saat hendak kuhilangkan memori
dan kisah kisah setebal hasta
rajukmu menahanku
dan aku terdiam, gamang melangkah
menuju lajur kiri atau kanan
tak ada kata pasti
=====%%%%%%%%=====
Tidak ada komentar:
Posting Komentar